Daerah Ekonomi Rakyat
Beranda / Ekonomi Rakyat / Data BPS Terbaru: Pertumbuhan Ekonomi Sultra 2025 Naik 5,79 Persen, Ini Sektor Pendorongnya

Data BPS Terbaru: Pertumbuhan Ekonomi Sultra 2025 Naik 5,79 Persen, Ini Sektor Pendorongnya

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.

Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis perkembangan terbaru kondisi perekonomian daerah pada Triwulan IV Tahun 2025. Di balik angka pertumbuhan yang menguat, data memperlihatkan pergeseran tenaga penggerak ekonomi, mulai dari industri pengolahan yang melesat hingga konsumsi masyarakat yang tetap dominan menopang perputaran ekonomi daerah.

Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, MA, mengungkapkan bahwa nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sultra atas dasar harga berlaku (ADHB) pada 2025 mencapai Rp204,33 triliun. Sementara PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 tercatat sebesar Rp120,59 triliun. Angka tersebut memperlihatkan aktivitas ekonomi yang terus tumbuh sekaligus menandai meningkatnya nilai produksi barang dan jasa di wilayah Sultra.

“Secara tahunan atau year on year (c-to-c), ekonomi Sultra pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,79 persen. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang berada pada angka 5,40 persen,” ujar Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, MA, Jumat (6/2/2026).

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan tertinggi sepanjang 2025 terjadi pada lapangan usaha Industri Pengolahan yang meningkat sebesar 14,91 persen. Lonjakan ini mengindikasikan semakin kuatnya aktivitas produksi dan pengolahan hasil industri di Sultra yang mulai memperlihatkan peran signifikan dalam menopang pertumbuhan ekonomi.

Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 5,04 persen. Hal ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih menjadi fondasi utama stabilitas ekonomi daerah serta berperan besar dalam menjaga perputaran ekonomi lokal.

59 Pegawai Kanwil Ditjenpas Sultra Naik Pangkat Lewat Penyesuaian Ijazah, Ini Pesan Tegas Kakanwil

Kinerja ekonomi Sultra pada Triwulan IV 2025 dibandingkan Triwulan IV 2024 tumbuh sebesar 5,94 persen. Dalam periode tersebut, sektor Jasa Keuangan mencatat pertumbuhan tertinggi dengan capaian 17,27 persen yang mencerminkan meningkatnya aktivitas pembiayaan dan layanan keuangan di daerah.

Dari sisi pengeluaran, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh paling tinggi sebesar 5,62 persen. Peningkatan ini memperlihatkan adanya pergerakan investasi fisik yang berpotensi memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah.

“Sementara itu, secara triwulanan (quarter to quarter), ekonomi Sultra pada Triwulan IV-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 6,16 persen dibandingkan Triwulan III-2025. Dari sisi produksi, lapangan usaha Jasa Lainnya mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 14,41 persen. Adapun dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah tumbuh paling signifikan, mencapai 19,75 persen,” jelasnya.

Data juga menunjukkan bahwa sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi penopang utama struktur ekonomi Sultra dengan kontribusi sebesar 23,79 persen terhadap PDRB. Sementara dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi mencapai 46,01 persen terhadap total ekonomi daerah.

“Capaian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat dan sektor-sektor utama terus bergerak positif dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

PIPAS Sultra Berbagi Takjil di Kendari, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *